Belum lama ini, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (“Indofood” atau “Perseroan”) mengumumkan kinerja keuangan tahunan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025.
Perseroan mencatatkan pertumbuhan penjualan neto konsolidasi sebesar 7% menjadi Rp123,49 triliun dari Rp115,79 triliun pada tahun lalu.
“Di tengah kondisi makroekonomi yang penuh tantangan, Indofood tetap berada pada posisi yang baik dengan membukukan pertumbuhan penjualan dan profitabilitas didukung oleh model bisnis yang terintegrasi secara vertikal. Ke depannya, kami akan terus fokus pada pertumbuhan yang berkelanjutan, tetap menjaga keseimbangan antara pangsa pasar dan tingkat profitabilitas, serta mempertahankan posisi neraca yang sehat,” ucap Anthoni Salim, Direktur Utama dan Chief Executive Officer Indofood dalam ketetangan resminya Kamis (2/4/2026).
Dalam hal ini, Indofood mencatatkan kenaikan laba usaha sebesar 6% menjadi Rp24,57 triliun dari Rp23,09 triliun,
dengan marjin laba usaha tetap stabil di kisaran 19,9%. Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 24% menjadi Rp10,68 triliun dari Rp8,64 triliun di tahun sebelumnya.
Core profit, yang mencerminkan kinerja operasional Perseroan, naik 1% menjadi Rp11,39 triliun dari Rp11,34 triliun. (FA)
