Tiap Ramadan, jutaan orang Indonesia sudah siap-siap buat Mudik, ritual tahunan pulang kampung demi merayakan Lebaran bareng keluarga. Tapi buat banyak pemilik warung tulang punggung ekonomi retail kita momen itu seringkali cuma jadi mimpi. Kendala biaya ataupun sulitnya mengakses tiket transportasi sering kali menjadi alasan mereka untuk mengurungkan niat pulang kampung. Di sisi lain, banyak juga pemilik warung yang memilih untuk tetap standby buka toko demi melayani kebutuhan warga.
Nah, Ramadan kali ini, SPRITE bikin cerita beda. Mereka mau “memutar balik” tradisi itu dan kasih kesempatan istimewa buat mereka yang biasanya nggak bisa ketemu keluarga karena nggak dapat jatah pulang.
Hari ini, Sprite resmi memperkenalkan “DIMUDIKIN & KIDUM SPRITE”, inisiatif Ramadan 2026 yang dirancang khusus buat menyatukan kembali para pemilik warung dengan keluarga mereka. Mengusung kampanye “Seger Bener”, program ini mendefinisikan ulang makna Mudik dengan cara meredam “panasnya” fisik dan emosi selama musim mudik, menciptakan momen yang bener-bener menyegarkan.
Lewat program DIMUDIKIN SPRITE, sekitar 300 pemilik warung bakal diberangkatkan pulang dengan nyaman lewat rute bus khusus lintas Jawa Utara, Jawa Selatan, hingga Sumatra, dengan destinasi populer seperti Surabaya, Yogyakarta, dan Bandar Lampung.
Nggak cuma tiket gratis, tiap peserta bakal dibekali travel kit lengkap: mulai dari jaket keren branded SPRITE, kotak bagasi, bantal leher, tas lipat, kotak camilan, sampai stok minuman Sprite supaya perjalanan tetap sejuk dan nyaman. Program ini juga dikelola dengan rapi, mulai dari registrasi online, koordinasi via WhatsApp, seremonial pelepasan yang seru, sampai titik istirahat (rest area) yang dilengkapi booth “Warung Nyegerin SPRITE”.
Kalau Nggak Bisa Pulang, Biar Keluarga yang Datang: Keajaiban “KIDUM SPRITE”
SPRITE sadar kalau ada beberapa pemilik warung yang emang nggak bisa ninggalin tokonya pas puncak Ramadan. Makanya, SPRITE ngenalin KIDUM—kata “Mudik” yang dibalik—sebagai sebuah keajaiban yang memutar balik tradisi mudik terbesar di Indonesia.
Melalui KIDUM, 10 keluarga terpilih dari pemilik warung (dua anggota keluarga per orang) dari Sumatra dan Lampung bakal diboyong ke Jakarta buat ngerayain Lebaran bareng. Perjalanan ini dijadwalkan pada 17 dan 25 Maret 2026, mencakup transportasi feri dan bus via Pelabuhan Bakauheni dengan titik pemberhentian di berbagai wilayah Jawa. Dengan travel kit dan rest area yang disediakan, keluarga dipastikan sampai dengan kondisi fresh dan siap buat Lebaran.
Andes Gumilang Hadisucipto, Senior Frontline Brand Manager Coca-Cola Indonesia, menjelaskan mitra pemilik warung kami adalah detak jantung distribusi lokal. Setahun penuh mereka sudah menyegarkan Indonesia.
“Di Ramadan ini, giliran kami yang menyegarkan mereka. Mau itu lewat program DIMUDIKIN atau mendatangkan keluarga mereka lewat KIDUM, SPRITE mau mastiin nggak ada yang kehilangan momen hangatnya Lebaran,” jelas Andes Gumilang Hadisucipto kepada Rekan Media di Jakarta belum lama ini.
Herman, Pemilik Warung “Toko Chesha”: “Biasanya kami cuma bisa ngelihatin orang mudik sambil tetap jaga warung. Bisa kepilih di program ini rasanya kayak dapet berkah luar biasa. SPRITE selama ini sudah bantu bisnis kami lewat spanduk dan promosi, tapi kampanye DIMUDIKIN & KIDUM ini bener-bener menyentuh hati. Ini kado waktu bareng keluarga yang nggak bakal kami lupain.”
Tetap Cool Selama di Jalan
Biar perjalanan makin asik, SPRITE juga ngerilis dua playlist khusus di Spotify biar para pemudik tetep chill meski jalanan panas. Mulai dari lo-fi beats buat nemenin nyebrang feri sampai lagu-lagu upbeat buat nemenin di Tol Trans Jawa. Vibe “It’s That Refreshing” bakal nemenin di tiap kilometer.
Dian Sastrowardoyo, Aktris dan Produser, ikut memberikan dukungannya: “Warung itu punya tempat spesial di hati semua orang, termasuk saya. Saya excited banget sama kampanye DIMUDIKIN & KIDUM SPRITE ini karena saya paham banget kalau para pemilik warung juga pengen kumpul bareng keluarga pas Lebaran kayak kita semua.”
Acara pelepasan resmi DIMUDIKIN SPRITE bakal digelar tanggal 16 Maret 2026 di Plaza Tenggara, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Sementara, untuk keluarga program KIDUM SPRITE bakal mulai berangkat dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung, pada 17 Maret 2026. (Faris)
