by

Lewat Teknologi Niasorcinol, POND’S Hadirkan Era Baru “Real Glow” Berbasis Sains

POND’S mempertegas komitmennya dalam menghadirkan inovasi skincare berbasis sains dengan berpartisipasi di Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) XXI Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI), salah satu forum dermatologi terbesar yang dihadiri lebih dari 2.000 tenaga medis dari seluruh Indonesia.

Dalam forum bergengsi yang diselenggarakan pada 6–8 Agustus 2026 ini, POND’S menghadirkan sesi ilmiah bersama pakar dermatologi dan genetika guna membahas karakteristik biologis kulit perempuan Indonesia yang lebih rentan mengalami pigmentasi karena faktor kandungan melanin yang tinggi maupun iklim tropis, sekaligus memperkenalkan inovasi POND’S Bright Miracle dengan teknologi Niasorcinol yang terbukti efektif membantu mengurangi penumpukan melanin. Inovasi ini membawa era baru di dunia skincare dengan keunggulan teknologi yang membantu kulit wajah memancarkan “Real Glow” dari dalam.

Seiring meningkatnya kesadaran perempuan Indonesia untuk menjaga kesehatan kulit, definisi skin goals mereka juga terus berevolusi. Contohnya, survei Indonesia Consumer Trend on Beauty Industry menunjukkan bahwa 84% perempuan Indonesia kini lebih menginginkan kulit sehat yang memancarkan glow alami dibandingkan sekadar kulit putih[1].

Namun, mewujudkan skin goal tersebut membutuhkan pemahaman lebih dalam terhadap karakter biologis kulit perempuan Indonesia. Untuk itu, di PIT XXI PERDOSKI Yogyakarta 2026, POND’S mempersembahkan sesi ilmiah bertema “Asian Skin Biology & Aging: Genetics, Barrier Changes & Pathways to Prevention” oleh Prof. Maurice van Steensel, M.D., Ph.D., pakar genetika dan dermatologi asal Belanda, yang mengupas tentang betapa karakteristik biologis kulit Asia membutuhkan pendekatan perawatan yang berbeda.

Prof. Maurice van Steensel, M.D., Ph.D. menjelaskan kulit wajah perempuan Asia  termasuk Indonesia cenderung memiliki kandungan melanin yang lebih tinggi. Melanin-rich skin memang memberikan sejumlah keuntungan, seperti memperlambat tanda penuaan seperti garis halus atau kerutan.

“Namun di saat yang sama, aktivitas melanin yang lebih tinggi membuat kulit wajah perempuan Indonesia lebih mudah mengalami masalah pigmentasi seperti noda hitam, bekas jerawat dan warna kulit tidak merata,” jelas Prof. Maurice van Steensel dalam keterangan resminya Jumat (7/8/2026).

“Kondisi ini semakin diperburuk oleh agresor eksternal seperti paparan sinar UV dan polusi yang memicu stres oksidatif dan peradangan ringan pada kulit. Proses ini dapat mengganggu keseimbangan alami kulit serta memengaruhi berbagai proses biologis yang berperan dalam regenerasi kulit dan pembentukan pigmen. Seiring waktu, perubahan ini bisa membuat kulit kehilangan glow alaminya, menyebabkan warna kulit tampak tidak merata, serta menimbulkan masalah pigmentasi yang terlihat, termasuk noda hitam. Karena itu, memahami mekanisme yang terjadi di balik proses ini menjadi sangat penting agar upaya pencegahan maupun perawatannya dapat dilakukan dengan lebih tepat sasaran,” lanjut Prof. Maurice.

Karena di dunia kecantikan, seringkali tampilan kulit wajah yang glowing hanya bersifat sementara atau terlihat di permukaan – misalnya karena bantuan makeup, pencahayaan, atau efek instan yang belum tentu mencerminkan kondisi kulit sebenarnya. Untuk itu, melalui keikutsertaannya di PIT XXI PERDOSKI Yogyakarta 2026, POND’S ingin memperkenalkan era baru “Real Glow” di dunia skincare, yaitu kondisi kulit glowing yang didukung oleh teknologi yang membantu proses alami untuk menjadikan kulit wajah lebih bercahaya, merata, dan sehat dari dalam – bukan hanya di permukaan.

Teknologi ini dilatarbelakangi oleh fakta ilmiah bahwa kulit memiliki mekanisme tersendiri untuk menjaga kualitasnya melalui proses self-repair atau autophagy, yaitu kemampuan alami untuk membersihkan dan memperbaiki komponen sel yang mengalami kerusakan. Proses ini membantu menjaga regenerasi kulit serta mengelola penumpukan melanin berlebih sebagai salah satu masalah utama yang dihadapi perempuan Indonesia.

Dalam paparan yang dibawakan di PIT XXI PERDOSKI Yogyakarta 2026, Matthew Seal, M.Sc. selaku Head of R&D Beauty & Wellbeing Unilever Indonesia menerangkan lebih lanjut, “Kami percaya bahwa inovasi terbaik lahir dari perpaduan antara sains dan pemahaman yang tepat terhadap keunikan kebutuhan kulit perempuan Indonesia. Untuk itu, POND’S Skin Institute sebagai pionir penggunaan Niacinamide sebagai brightening agent pada tahun 1976 menghadirkan POND’S Bright Miracle dengan kandungan Niasorcinol™, teknologi brightening paling advanced yang telah dikembangkan melalui penelitian selama 15 tahun dan dipatenkan.”

“Teknologi Niasorcinol™ terinspirasi dari kemampuan jellyfish atau ubur-ubur yang dikenal memiliki mekanisme self-repair yang luar biasa saat menghadapi berbagai agresor di sekitarnya, sama halnya seperti proses autophagy pada kulit manusia. Untuk itu, teknologi Niasorcinol™ menggabungkan Niacinamide (B3) + E-Resorcinol yang bekerja hingga lapisan kulit epidermis paling dalam. Dengan kemampuan multi-pathway brightening, Niasorcinol™ tidak hanya membuat proses autophagy lebih efektif dalam membantu regenerasi kulit dan mengatasi penumpukan melanin, tetapi juga menghambat proses pembentukan dan perpindahan melanin,” lanjut Matthew.

Berkat keunggulannya, teknologi Niasorcinol™ terbukti secara uji in vitro mampu mengurangi melanin berlebih hingga 100 kali lipat. Melalui pengujian ilmiah tersebut, Niasorcinol juga terbukti jauh lebih unggul dibandingkan bahan pencerah lainnya:

· ​Kekuatan mencerahkan 2,8X lebih tinggi dibandingkan Niacinamide,

· ​50X lebih mencerahkan dibandingkan Hydroquinone, dan

· ​500X lebih mencerahkan dibandingkan Kojic Acid

​Sementara, berdasarkan uji klinis dengan penggunaan rutin selama 8 minggu, hasilnya menunjukkan perubahan signifikan yang mulai terlihat sejak 3 hari pemakaian pertama, yaitu membantu mengurangi kulit kusam sebesar 20% dan noda hitam hingga 30%. Teknologi ini juga telah teruji secara dermatologi sesuai untuk berbagai jenis kulit.

“Bersama komunitas dermatologi di PIT PERDOSKI Yogyakarta 2026, POND’S berharap semakin banyak perempuan Indonesia memahami keunikan kebutuhan kulit mereka secara genetik sehingga dapat memilih solusi perawatan yang tepat, yaitu teknologi Niasorcinol yang hadir dalam rangkaian POND’S Bright Miracle. Memanfaatkan kekuatan sains untuk mendorong efektivitas proses autophagy, solusi ini dapat membantu mereka mewujudkan kulit sehat yang memancarkan ‘Real Glow’ dari dalam,” tutup Matthew. (FA)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed