by

Sulianto Indria Putra: Generasi Muda yang Mengubah Pertumbuhan Digital Menjadi Gerakan Sosial

Indonesia sedang menyaksikan lahirnya figur-figur muda yang tidak hanya membangun bisnis, tetapi juga membangun dampak.

Yup. Dia adalah Sulianto Indria Putra atau akrab disapa Suli salah satunya. Di usia muda, ia membangun komunitas TWS yang dikenal dalam literasi finansial dan pengembangan aset digital. Namun yang membedakannya adalah bagaimana ia menerjemahkan pertumbuhan tersebut menjadi gerakan sosial.

Ketika mengetahui kondisi guru honorer di Kupang, NTT – dengan penghasilan Rp223.000 dan Rp100.000 per bulan, Suli tidak memilih diam.

Ia menjadikan isu tersebut sebagai momentum untuk menunjukkan bahwa generasi muda Indonesia mampu memimpin dengan visi yang lebih luas.

“Jika kita ingin berbicara tentang masa depan bangsa, maka kita harus menjaga
orang-orang yang membentuk masa depan itu,” ucap Sulianto Indria Putra kepada Storypreneur.id di Jakarta Rabu (25/2/2026).

Menariknya, melalui TWS, ia menginisiasi bantuan finansial dan materi yang dirancang berjalan seumur hidup. Langkah ini bukan sekadar aksi sosial, tetapi pesan nasional: bahwa kepemimpinan digital harus memiliki dimensi kemanusiaan.

Dalam lanskap ekonomi digital yang kompetitif, Suli menempatkan nilai sebagai fondasi utama. Ia membangun reputasi bukan hanya melalui angka, tetapi melalui konsistensi tindakan.

Dengan inisiatif ini, ia memperkuat positioning sebagai figur muda yang tidak hanya berbicara tentang pertumbuhan, tetapi tentang kontribusi.

Indonesia membutuhkan lebih banyak pemimpin yang mampu menjembatani ambisi dan empati. Dengan begitu, melalui langkah konkret di NTT, Suli menunjukkan generasi muda tidak hanya siap bertumbuh tetapi juga siap memimpin. (FA)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed