Tepat di momentum Hari Kartini tahun 2026 ini Laurier, brand pembalut dari Kao Indonesia, meluncurkan kampanye “Comfort, Made Together: Building a Supportive World Around Menstruation.” Kampanye ini mengajak masyarakat untuk menghadirkan dukungan yang lebih empatik dan relevan bagi perempuan saat menstruasi, sekaligus menjadi wujud nyata komitmen Kao Indonesia, Kirei Lifestyle Innovation, dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat lewat berbagai inovasi yang dihadirkan.
Di kesempatan kali ini, Laurier turut memperkenalkan Maudy Ayunda sebagai brand ambassador barunya, yang diharapkan dapat memperluas jangkauan pesan secara lebih kuat dan bermakna.
Saat menstruasi, wajar jika ada hari di mana perempuan merasa seperti bukan dirinya yang biasanya. Tetapi hingga saat ini, ungkapan ketidaknyamanan saat menstruasi masih kerap dianggap berlebihan atau dramatis. Respons seperti “minum air hangat saja” atau “istirahat ya,” meskipun dimaksudkan sebagai bentuk perhatian, sering kali belum cukup membuat perempuan merasa benar-benar dipahami. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara niat baik dan dukungan yang benar-benar bermakna.
Padahal, pengalaman menstruasi tidak hanya bersifat individual, tetapi juga dipengaruhi oleh lingkungan di sekitarnya, mulai dari keluarga, pasangan, hingga tempat kerja.
“Di Kao, kami percaya bahwa kualitas hidup tidak hanya ditentukan oleh produk yang kami hadirkan, tetapi juga oleh lingkungan sosial yang mendukung keseharian masyarakat. Melalui kampanye ini, kami ingin mendorong perubahan cara pandang bahwa dukungan yang bermakna dimulai dari empati dan kehadiran yang tulus. Karena pada akhirnya, menciptakan Kirei Life adalah tanggung jawab bersama,” ungkap President Director Kao Indonesia, Shoichi Hasegawa.
Semangat tersebut mendorong Laurier untuk tidak hanya menghadirkan inovasi produk, tetapi juga mengambil peran dalam membangun pemahaman yang lebih luas tentang pentingnya dukungan yang tepat bagi perempuan, termasuk saat menstruasi. Sebagai proses alami dalam siklus kehidupan, pengalaman ini masih kerap dianggap sepele, di mana ketidaknyamanan fisik dan emosional sering dinormalisasi, sementara respons dari lingkungan sekitar belum sepenuhnya mencerminkan kebutuhan perempuan yang sesungguhnya.
“Banyak orang sebenarnya peduli, namun belum selalu tahu cara memberikan dukungan yang tepat. Karena itu, Laurier ingin melampaui peran perlindungan dengan menghadirkan kenyamanan yang lebih menyeluruh, melalui pemahaman, dukungan, dan koneksi. Lewat Comfort, Made Together, kami mendorong terciptanya lingkungan yang lebih suportif agar perempuan merasa lebih dipahami, terutama saat menstruasi,” ungkap VP Marketing Kao Indonesia, Susilowati diacara kampanye “Comfort, Made Together: Building a Supportive World Around Menstruation.” saat ditemui di Silk Bistro Menteng Jakarta Selasa (21/4/20206).
Adapun sebagai bagian dari kampanye ini, Laurier menghadirkan gerakan HADIR (paHAmi, DampIngi, Respons) untuk mendorong masyarakat memberikan dukungan yang lebih empatik dan bermakna bagi perempuan saat menstruasi.
Pendekatan ini juga didukung oleh perspektif medis sebagaimana yang disampaikan oleh dr. Elvine Gunawan, Sp.KJ, yang merupakan seorang psikiater, bahwa pengalaman menstruasi tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga melibatkan dinamika emosional yang nyata.
“Menstruasi bukan hanya pengalaman fisik, tetapi juga melibatkan dinamika emosional yang nyata. Banyak respons muncul secara otomatis karena kebiasaan atau budaya, namun tidak selalu membuat perempuan merasa dipahami. Padahal, dukungan sering kali dimulai dari hal sederhana, seperti mendengarkan, memahami, dan memvalidasi apa yang dirasakan. Ini penting untuk membangun hubungan yang lebih sehat, baik secara emosional maupun sosial,” jelasnya.
Melalui pendekatan yang berangkat dari pengalaman nyata perempuan, kampanye ini menegaskan bahwa kenyamanan saat menstruasi tidak dapat diciptakan secara individual, melainkan terbentuk dari lingkungan yang lebih suportif. Untuk itu, Laurier mengajak masyarakat untuk menerapkan HADIR (Pahami, Dampingi, Respons), agar dapat lebih memahami cara berempati dan menciptakan dukungan yang lebih nyata bagi perempuan.
Sejalan dengan semangat tersebut, Maudy Ayunda, sebagai brand ambassador Laurier dan sosok yang aktif menyuarakan pentingnya empati serta dukungan, turut membagikan perspektifnya berdasarkan pengalaman pribadi. “Sering kali kita mendengar respons yang sudah familiar, niatnya baik, tapi belum tentu sesuai dengan yang dibutuhkan. Dari pengalaman saya, hal sederhana seperti mendengarkan tanpa berasumsi atau benar-benar hadir itu sangat berarti. Hal ini juga sejalan dengan gerakan HADIR dari Laurier, yang mengajak kita untuk lebih peka dan memberikan dukungan yang lebih empatik, karena perubahan kecil dalam cara kita merespons bisa membuat seseorang merasa jauh lebih dipahami,” ungkap Maudy.
Berangkat dari pemahaman atas pengalaman nyata perempuan tersebut, kampanye ini menegaskan bahwa kenyamanan saat menstruasi tidak dapat diciptakan secara individual, melainkan terbentuk dari lingkungan yang lebih suportif.
Untuk itu, Laurier berkomitmen mendorong perubahan yang lebih luas dalam cara masyarakat memahami dan merespons menstruasi, sebagai bagian dari upaya menghadirkan dukungan yang lebih empatik, nyata, dan berkelanjutan bagi perempuan.
“Ke depannya, Laurier akan terus berperan melalui inovasi, edukasi, dan kolaborasi untuk mendorong pemahaman yang lebih baik tentang menstruasi. Harapannya, perempuan dapat menjalani menstruasi dengan lebih nyaman, didukung oleh lingkungan yang lebih empatik,” pungkas Susilowati. (FA)








Comment