by

Nebulizer NE-U300, Dari OMRON : Solusi Terapi Pernapasan yang Praktis Dengan Harga Terjangkau 

Masalah pernapasan pada anak seringkali menjadi momok bagi orang tua. Namun demikian, dengan penanganan yang tepat sejak awal sangat penting untuk mencegah perburukan kondisi, terutama pada pasien dengan asma, bronkiolitis maupun beberapa penyakit paru kronis yang membutuhkan terapi inhalasi atau penggunaan nebulizer. Akan tetapi, ketika anak sedang mengalami sesak nafas atau butuh terapi uap segera, alat uap tersebut menimbulkan masalah baru, dari mesin yang terlalu bising sampai membuat anak takut, atau ukuran yang terlalu besar sehingga repot untuk dibawa ke mana-mana.

Berangkat dari realita inilah, secara resmi OMRON Healthcare Indonesia resmi memperkenalkan Nebulizer NE-U300, sebuah perangkat yang dirancang persis seperti yang diidamkan para ibu: portable, ringan dan hening; dengan harga terjangkau dan bisa dicas dengan colokan type C. Kehadiran produk ini sekaligus memperluas pilihan mesh nebulizer OMRON di Indonesia, melengkapi lini premium yang sebelumnya telah hadir melalui NE-U100 dan lini menengah dari NE-U200.

Tomoaki Watanabe, Direktur OMRON Healthcare Indonesia, mengatakan tren penggunaan mesh nebulizer di kalangan konsumen saat ini terus meningkat. Namun, tidak semua produk yang beredar di pasaran mampu memberikan performa, konsistensi, dan keandalan yang diharapkan konsumen, sehingga membuat pengalaman pengguna menjadi kurang memuaskan.

“OMRON NE-U300 hadir dengan harga yang lebih mudah dijangkau oleh masyarakat, namun tetap mempertahankan standar kualitas nebulizer OMRON yang telah dipercaya oleh jutaan orang di seluruh dunia. Harapannya, lebih banyak keluarga, khususnya para ibu muda yang dinamis, punya akses ke alat bantu napas yang praktis, reliable, dengan harga terjangkau,” ucap Tomoaki Watanabe diacara peluncuran Nebulizer OMRON NE-U300 saat ditemui di Glass House, Setiabudi Jakarta Kamis (2/7/2026).

dr. Wahyuni Indawati, Sp.A, Subsp. Respi(K), Ketua Unit Kerja Koordinasi (UKK) Respirologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengatakan edukasi mengenai pengelolaan penyakit pernapasan perlu terus diperkuat, termasuk mendorong keluarga untuk mampu melakukan terapi inhalasi secara benar di rumah sesuai rekomendasi dokter. “Pada anak-anak, keberhasilan terapi tidak hanya ditentukan oleh obat yang diberikan, tetapi juga oleh kenyamanan selama proses inhalasi. Perangkat yang tidak bising, mudah digunakan, dan memungkinkan terapi dilakukan tanpa membuat anak semakin cemas dapat membantu meningkatkan kepatuhan terhadap pengobatan.”

NE-U300: Mesh Nebulizer Praktis, Harga Terjangkau dengan Kualitas Terjamin
Nebulizer NE-U300 dirancang dengan fokus pada fungsi, untuk memenuhi kebutuhan nyata pengguna, khususnya keluarga dengan anak kecil. Terapi inhalasi sering kali menjadi tantangan ketika anak merasa takut terhadap suara mesin nebulizer atau harus menjalani terapi di luar rumah.

NE-U300 dirancang rechargeable menggunakan port USB Type-C, menghilangkan kebutuhan akan baterai sekali pakai. Desainnya travel-friendly, dengan bobot hanya sekitar 117gram dan ukuran yang kecil, alat ini sangat gampang diselipkan ke saku jaket atau dalam tas sehingga cocok digunakan ketika keluarga sedang travelling dan tidak ingin skip terapi inhalasi.

Dari sisi performa, NE-U300 menghasilkan ukuran partikel aerosol rata-rata sekitar 4.12μm yang pas untuk memastikan obat masuk secara optimal ke saluran napas bawah. Semua beroperasi pada tingkat kebisingan yang sangat rendah, hanya ≤40 dB, sehingga anak bisa menjalani terapi dengan nyaman dan tenang. Sementara wadah obatnya memiliki kapasitas 10 mL, cukup untuk dosis pemakaian standar.

Setiap paket pembelian telah dilengkapi masker anak dan dewasa, mouthpiece, kabel USB Type-C, soft pouch, medication cup, serta berbagai aksesori pendukung sehingga perangkat siap digunakan untuk berbagai kebutuhan terapi inhalasi di rumah maupun saat bepergian.

Menyambut peringatan Hari Anak Nasional di bulan Juli ini, aspek safety tentu jadi prioritas ekstra buat si kecil. Ukuran tubuhnya yang mungil membuat anak sangat rentan terhadap dosis kecil zat kimia berbahaya. OMRON memastikan seluruh nebulizer-nya, termasuk masker pada perangkat NE-U300, sudah 100% phthalate-free atau bebas ftalat. Saat beberapa masker nebulizer lain di pasaran masih menggunakan bahan kimia ini, Anda kini bisa bernapas lega dan menggunakan perangkat OMRON tanpa perlu waswas akan potensi risiko kesehatan tersembunyi.

Label phthalate-free ini menandakan produk OMRON bersih dari ftalat, zat kimia sintetis yang lazim dipakai industri sebagai pelembut plastik atau penahan aroma. Risiko paparan zat ini terbukti sangat berbahaya. Ftalat dapat menimbulkan risiko kesehatan seperti gangguan sistem endokrin atau hormon, masalah reproduksi, memicu komplikasi pada ibu hamil, hingga potensi risiko kanker. NE-U300 menjamin setiap proses inhalasi si kecil murni membawa kesembuhan, tanpa ancaman bahaya bagi masa depannya.

NE-U200 : Mesh Nebulizer dengan Disposal Mesh dan Penggunaan 360O
Selain NE-U300, OMRON juga meluncurkan NE-U200 di bulan Mei 2026. NE-U200 adalah mesh nebulizer yang menggunakan disposal mesh (mesh sekali pakai), sehingga lebih higienis karena setelah penggunaan, mesh tersebut tidak perlu dicuci. NE-U200 juga mengakomodasi penggunaan 360O sehingga bisa digunakan sembari berbaring.

Melalui peluncuran NE-U300, OMRON Healthcare Indonesia memperkuat komitmennya untuk menghadirkan inovasi perangkat kesehatan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. Dengan desain portabel, pengoperasian yang senyap, dan kemudahan pengisian daya, NE-U300 diharapkan dapat membantu lebih banyak keluarga menjalani terapi pernapasan secara nyaman, konsisten, dan berkualitas.

Sekedar informasi, Nebulizer NE-U300 kini telah tersedia secara resmi di Indonesia mulai Juni 2026. (FA)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed