Diakui, pengguna Galaxy Z Fold generasi sebelumnya, kombinasi Galaxy AI, layar besar, dan peningkatan performa ponsel premium satu ini menghadirkan pengalaman produktivitas yang lebih efisien.
Bisa dibilang, kombinasi Galaxy AI, yang terdpapat di Samsung Galaxy Z Fold memiliki layar utama yang luas, dan peningkatan performa sehingga menghadirkan alur kerja yang jauh lebih cepat dan praktis.
Oleh karena itu, bagi pengguna smartphone premium satu ini dapat menjalankan beberapa aplikasi berdampingan dengan mulus, merangkum dokumen secara instan, dan menikmati pengalaman multitasking layaknya PC dalam genggaman.
Selain, memiliki layar yang besar smartphone prememium satu ini juga bisa digunakan pengguna membuka tiga aplikasi sekaligus tanpa terasa sempit.
Dengan demikian, tampilan dokumen pun yang terlihat lebar, memudahkan pengguna saat membaca dan mengedit lembar kerja atau file PDF dengan nyaman.
Drag and Drop Mudah: Memindahkan teks atau gambar antar-aplikasi cukup dengan usapan jari.
Keunggulan Galaxy AI yang Terintegrasi Note & Transcript Assist:
Berfungsi untuk merangkum catatan rapat atau transkripsi suara secara otomatis di layar terpisah.Photo
Assist & Editing Pintar:
Membandingkan hasil edit AI dan foto asli dalam satu tampilan layar.
Gemini Intelligence:
Memahami konteks percakapan untuk memberi saran aksi cepat seperti penjadwalan.
Peningkatan Performa dan Efisiensi Chipset Kelas Flagship:
Memproses tugas berat dan berpindah aplikasi tanpa jeda.
Bodi Lebih Tipis & Ringan:
Ponsel Galaxy Z Fold ini tentu lebih nyaman dibawa dan dioperasikan seharian.
Daya Tahan Optimal:
Mendukung produktivitas mobile tanpa khawatir cepat kehabisan daya.
Bisa dikata, semua spesifikasi yang tercatat disini menjadi alasan Galaxy Z Fold8 Series menjadi pilihan pengguna, bagi smartphone premium untuk Produktivitas dan AI.
Usut punya usut, Galaxy Z Fold8 Series memadukan hardware premium dan Galaxy AI untuk mendukung produktivitas, kreativitas, dan aktivitas sehari-hari dalam satu perangkat.
Lebih dari itu, Galaxy Z Fold8 Ultra dan Galaxy Z Fold8 mendukung berbagai workflow pengguna, mulai dari multitasking, meeting, hingga content creation dan editing melalui pengalaman foldable yang fleksibel.
Sedangkan, Smart Switch berfungsi membantu pengguna Galaxy Z Fold8 Series ketika melakukan perpindahan dari iOS ke Galaxy tanpa perlu menginstal aplikasi tambahan, sementara Quick Share dan AirDrop yang memastikan kolaborasi dan berbagi file antar-platform tetap lancar untuk mendukung produktivitas pengguna.
Perlu diketahui, aktivitas yang semakin dinamis membuat smartphone kini dituntut untuk melakukan lebih dari sekadar menjalankan aplikasi dan menghadirkan spesifikasi tinggi.
Melihat kebutuhan tersebut Samsung Galaxy Z Fold8 Series hadir sebagai jawaban bagi para entrepreneur, profesional, hingga content creator. Dimana dalam satu hari saat mereka menjalani aktifitasnya, mulai dari membuat perencanaan, meeting, mengelola pekerjaan, hingga membuat dan mengedit konten. Tak lagi, harus berpindah antara smartphone, tablet, dan laptop, tetapi dengan Samsung Galaxy Z Fold8 Series segala urusan yang berkaitan dengan pekerjaan dengan mudah dapat terselesaikan.
Untuk itu, Galaxy Z Fold8 Ultra dirancang sebagai productivity powerhouse bagi pengguna yang membutuhkan performa maksimal dalam satu perangkat.
Layar yang lebih luas memberikan ruang kerja untuk menjalankan beberapa aplikasi secara bersamaan, mengelola dashboard, membaca dokumen, hingga mengedit konten dengan lebih nyaman.
Terakhir, dengan form factor yang lebih tipis dan ringan juga membuatnya tetap praktis digunakan sebagai smartphone sehari-hari.
Multi Window
Dirancang secara maksimal melalui fitur Multi Window. Disini Samsung memanfaatkan layar utama 8 inci dan sistem operasi One UI 9 untuk memberikan pengalaman multitasking setara PC atau tablet, di smartphone terbarunya yaitu Galaxy Z Fold8 Ultra. Perangkat ini didukung oleh chipset bertenaga Snapdragon 8 Elite Gen 5.
Fitur Utama Multi Window & MultitaskingThree-way Split View berfungsi membantu pengguna ketika membuka hingga tiga aplikasi sekaligus secara berdampingan dalam satu layar. Sehingga, untuk tata letak jendela (vertikal/horizontal) bisa diatur fleksibel sesuai kenyamanan.
Floating Pop-up View:
Menambahkan aplikasi ke-4 sebagai jendela mengambang di atas aplikasi split screen.
Ukuran jendela pop-up ini bisa diubah atau diperkecil menjadi gelembung ikon.App Pair:
Menyimpan kombinasi 2 atau 3 aplikasi favorit yang sering dibuka bersamaan. Pintasan ini bisa disematkan ke Taskbar atau Edge Panel agar bisa diakses kembali dengan satu ketukan.
Intuitif Taskbar:
Sementara, bagian bawah layar menampilkan jajaran aplikasi mirip desktop PC, memudahkan Anda menyeret (drag) ikon aplikasi langsung ke tengah layar untuk membuka Multi Window.
Drag and Drop Antar-Aplikasi:
Dengan mudah bagi pengguna ketika memindahkan teks, gambar, atau file dokumen dari satu jendela aplikasi ke jendela aplikasi lainnya cukup d
dengan menggesernya menggunakan jari atau S Pen.
Galaxy AI Now Nudge:
Fitur AI kontekstual yang otomatis mendeteksi aktivitas Anda. Misalnya, saat menerima chat berisi janji temu, AI akan memunculkan perintah cepat untuk langsung membuka kalender berdampingan dalam mode Multi Window.
Berikut cara mengaktifkan & menggunakan Multi WindowUntuk memastikan seluruh aplikasi di ponsel Anda bisa dipaksa masuk ke mode layar terpisah, ikuti langkah optimasi berikut:
Aktifkan Fitur di Labs: Masuk ke Pengaturan (Settings) > Fitur Lanjutan (Advanced Features) > Labs.
Kemudian, aktifkan opsi “Multi window for all apps” agar aplikasi yang belum dioptimalkan oleh pengembangnya tetap bisa berjalan dalam mode split screen.
Aktifkan Gesture Cepat:
Di menu Advanced Features, masuk ke opsi Multi Window dan aktifkan “Swipe for split screen”. Anda cukup mengusap layar dengan dua jari dari tepi untuk membagi layar secara instan.
Tombol Recents:
Ketuk tombol aplikasi terakhir (Recents Apps), tekan ikon aplikasi di bagian atas, lalu pilih Open in split screen view atau Open in pop-up view. (Teks : FA/Bsrbagai Sumber)






![[JD.ID] Pengguntingan Pita Gerai Wellio di Kota Kasablanka_24 Nov 2021](https://storypreneur.id/wp-content/uploads/2021/11/JD.ID-Pengguntingan-Pita-Gerai-Wellio-di-Kota-Kasablanka_24-Nov-2021-150x150.jpg)




Comment